seorang tukang air india memiliki memiliki dua tempayan besar, masing asing bergantung pada kedua ujung pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya, satu dari Tempayan itu retak dan satunya lagi tentu saja tidak. jika Tempayan yang tidak retak itu dapat membawa air penuh, setelah perjalanan panjang dari mata air kerumah majikannya, Tempayan retak hanya dapat memabawa setengah air penuh, selama dua tahun hal itu terjadi setiap hari, situkang air hanya dapat membawa satu setengah Tempayan air kerumah majikannya. tentu saja si Tempayan utuh merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna, namun si Tempayan retak malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberi setengah porsi yang seharusnya dapat diberikannya.
setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, Tempayan retak berkata kepada si tukang air,"sungguh saya malu pada diri saya sendiri, dan hanya ingin memohon maaf kepadamu."
Bendera Umat Islam
waktu = kehidupanmu
Ruang silah ukhuwah
Penggugah Qolbu...
01700610 ^_*
sahabat dimanakah engkau
Entri Populer
-
Ya Allah.. Kau ampunilah dosa ku yang telah kuperbuat Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiad...
-
Beberapa Manfaat Susu Kambing : - Menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan pencernaan - Menyembuhkan berbagai k...
-
Semoga Bisa Menjadi Bahan Renungan Kita Bersama Ya.. By : Ust.Arief B.Iskandar Saat Tulisaan saya tulis beberapa hari lagi kawan saya ge...
-
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa internet adalah termasuk media tercepat dan termurah untuk menyebarkan informasi. Dalam satu kali klik, se...
-
Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru...
-
ketika ukhuwah merekah di jalan dakwah indah … lalu lebih indah … kemudian menjadi amat indah… ketika ukhuwah semerbak di jalan perjuan...
-
Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesen...
-
* suara hati sopo ki..? :D :D * bagus juga puisi yang saya ambil dari catatan teman di FB maaf yo .. sy tampilkan disini... hehe.. *hak ...
-
Bacalah tentang dirimu, maka aku akan mengerti bahwa sesungguhnya dirimu adalah indah. Allah telah me...
-
Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus Fotomu di Internet? Tulisan ini hanya sekedar peringatan buat akhwaat yang masih suka memajang fot...
Wahai Para pemuda Islam... Bangkitlah..!! Kobarkan Semangat Perjuanganmu..!!
Pemuda Islam adalah pemuda harapan
Yang dengan tangannya lahir sebuah kejayaan
Menapak kehidupan dengan cahaya iman
Bergerak ke depan raih kebangkitan islam
Kita adalah singa-singa Ar-rohman
Hancur binasa musuh berbisa
Kita pejuang pembela kebenaran
Lepas belenggu runtuhkan angkara murka
Semangatmu bagai api menyala
Tergugahlah jiwa tuk turut berjuang
Pandangan matamu tebarkan cahaya
Hapus angan-angan raih kemenangan..raih kemenangan
Bangkitlah hai pemuda Islam
Kau tunas harapan penuh penantian
Wujudkanlah cita dan impian
dengan kekuatan kita kan berjaya
Bergerak ke depan raih kemenangan..
raih kemenangan..raih kemenangan!
- Ar Ruhul Jadid-
Keharaman Dalam Menerapkan Sistem Demokrasi Bukan Masalah Ijtihadiy
Banyak kaum muslim yang beranggapan bahwa sikap umat islam terhadap sistem demokrasi adalah perkara ijtihadiy. Berangkat dari asumsi itu, mereka tidak membenarkan orang yang ngotot, “memaksakan”
pemahamannya kepada seluruh umat islam bahwa demokrasi adalah sistem kufur yang haram untuk diterapkan. Maka melalui tulisan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keharaman penerapan sistem demokrasi adalah perkara yang qoth’i, bukan perkara ijtihadiy. Akan kami tunjukkan bahwa sistem demokrasi itu telah mendapat tanggapan dari nash-nash qoth’i yang telah turun pada masa kenabian. Pembahasan di dalam tulisan ini telah kami atur sedemikian rupa agar pembaca bisa memahami alur fikiran kami dalam menarik kesimpulan. Maka dari itu, kami tidak menghendaki tanggapan yang muncul tanpa mengindahkan uraian yang telah kami susun. Wallaahul Musta’aan
Hukum Islam: Ada Yang Qoth’i dan Yang Dzanni
Di dalam islam ada perkara yang tergolong qoth’i (absolut) dan ada pula perkara yang tergolong dzanni
(spekulatif). Perkara qoth’i adalah perkara yang ditetapkan oleh dalil-dalil qoth’i, baik dalam aspek keabsahan sumbernya mau pun dalam aspek kekuatan penunjukkannya. Di dalam perkara-perkara yang qoth’i ini umat islam otomatis memiliki kesepahaman. Kesepahaman tersebut terwujud karena dalil-dalil yang membangun perkara-perkara qoth’i itu secara keilmuan memang tidak bisa ditolak oleh umat islam mana pun, baik dari aspek keabsahan sumbernya mau pun dari aspek pemahaman yang ditarik dari sumber tersebut. Siapa saja yang menolak perkara yang qoth’i maka ia digolongkan sebagai orang kafir, meski hanya menolak satu perkara saja. Misalnya, bahwa “Muhammad shollallaahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah yang terakhir” itu termasuk perkara yang qoth’i, siapa saja yang secara sadar dan konsisten menolak pernyataan tersebut maka dia kafir. Di sinilah wilayah hitam dan putih itu dipisahkan. Pilihannya adalah haq atau bathil, islam atau kafir, ide yang islami atau ide yang kufur.
pemahamannya kepada seluruh umat islam bahwa demokrasi adalah sistem kufur yang haram untuk diterapkan. Maka melalui tulisan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keharaman penerapan sistem demokrasi adalah perkara yang qoth’i, bukan perkara ijtihadiy. Akan kami tunjukkan bahwa sistem demokrasi itu telah mendapat tanggapan dari nash-nash qoth’i yang telah turun pada masa kenabian. Pembahasan di dalam tulisan ini telah kami atur sedemikian rupa agar pembaca bisa memahami alur fikiran kami dalam menarik kesimpulan. Maka dari itu, kami tidak menghendaki tanggapan yang muncul tanpa mengindahkan uraian yang telah kami susun. Wallaahul Musta’aan
Hukum Islam: Ada Yang Qoth’i dan Yang Dzanni
Di dalam islam ada perkara yang tergolong qoth’i (absolut) dan ada pula perkara yang tergolong dzanni
(spekulatif). Perkara qoth’i adalah perkara yang ditetapkan oleh dalil-dalil qoth’i, baik dalam aspek keabsahan sumbernya mau pun dalam aspek kekuatan penunjukkannya. Di dalam perkara-perkara yang qoth’i ini umat islam otomatis memiliki kesepahaman. Kesepahaman tersebut terwujud karena dalil-dalil yang membangun perkara-perkara qoth’i itu secara keilmuan memang tidak bisa ditolak oleh umat islam mana pun, baik dari aspek keabsahan sumbernya mau pun dari aspek pemahaman yang ditarik dari sumber tersebut. Siapa saja yang menolak perkara yang qoth’i maka ia digolongkan sebagai orang kafir, meski hanya menolak satu perkara saja. Misalnya, bahwa “Muhammad shollallaahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah yang terakhir” itu termasuk perkara yang qoth’i, siapa saja yang secara sadar dan konsisten menolak pernyataan tersebut maka dia kafir. Di sinilah wilayah hitam dan putih itu dipisahkan. Pilihannya adalah haq atau bathil, islam atau kafir, ide yang islami atau ide yang kufur.
Bangkitlah Dengan Islam
Setidaknya ada dua peristiwa penting pada pekan ini yang perlu dicatat. Pertama, peristiwa yang terkait dengan sejarah, yakni Hari Kebangkitan Nasional, yang biasa diperingati setiap tanggal 20 Mei. Tahun ini Hari Kebangkitan Nasional memasuki peringatan ke-102. Artinya, sejak tanggal 20 Mei 1908–tanggal lahirnya organisasi Boedi Oetomo–ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, perjalanan ’kebangkitan nasional’ telah memasuki tahun ke-102.
Kedua, peristiwa politik, yakni mencuatnya kembali isu terorisme pasca pemburuan sekaligus penembakan sejumlah orang yang diduga teroris oleh aparat Densus 88 yang menewaskan beberapa orang. Yang menarik, di tengah kritikan terhadap langkah-langkah aparat kepolisian yang makin ’brutal’ dalam memperlakukan para ’teroris’ (padahal mereka baru sebatas diduga), Presiden SBY melontarkan pernyataan yang tak kalah kontroversialnya. Merespon apa yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menangani kasus terorisme baru-baru ini, Presiden SBY lalu mengaitkan tindakan para teroris ini dengan keinginan mereka untuk mendirikan Negara Islam.
Ironi Kebangkitan
Jika Belum Siap,Cintai Ia Dalam "DIAM"
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ...
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ...
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan ALi ?????
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ...
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan ALi ?????
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....
Meminang Ketidaksempurnaan Rembulan..
Kita hidup di penghujung jaman. Saat segala kesempurnaan telah diberikan habis pada orang-orang pilihan. Kesempurnaan kecantikan telah diberikan habis pada Sarah (istri nabi Ibrahim). Kesempurnaan ketampanan telah diberikan habis pada nabi Yusuf. Kesempurnaan akhlaq telah diberikan habis pada nabi Muhammad. Kesempurnaan iman telah diberikan habis pada nabi Ibrahim. Kesempurnaan kelembutan hati telah diberikan habis pada Aisyah. Kesempurnaan kekayaan telah diberikan habis pada nabi Sulaiman.
Segala kesempurnaan tersebut telah direguk habis oleh manusia-manusia pilihan Allah. Maka dari itu, tak mungkin ada seorang gadis yang menolak pria semisal nabi Yusuf, yang selain pria paling tampan di dunia juga memiliki kekuatan iman yang luar biasa.Dan tak mungkin pula ada seorang pria akan menyia-nyiakan gadis semisal Aisyah yang selain diberikan wajah yang cantik, umur yang muda, memiliki kelembutan hati yang luar biasa, juga ketawakalan yang tak perlu diragukan lagi.
Jadilah Sahabat yang menyenangkan untuk pasangan(yang halal tentunya)
Secara fitrah, menikah akan memberikan ketenangan (ithmi'nân/ thuma’nînah) bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan Allah Swt., Zat Yang mencurahkan cinta dan kasih-sayang kepada manusia.
Hampir setiap Mukmin mempunyai harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin bahagia; sakînah mawaddah warahmah. Namun, sebagian orang menganggap bahwa menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng adalah hal yang tidak gampang. Fakta-fakta buruk kehidupan rumahtangga yang terjadi di masyarakat seolah makin mengokohkan asumsi sulitnya menjalani kehidupan rumahtangga. Bahkan, tidak jarang, sebagian orang menjadi enggan menikah atau menunda-nunda pernikahannya.
Menikahlah, Karena Itu Ibadah
Sesungguhnya menikah itu bukanlah sesuatu yang menakutkan, hanya memerlukan perhitungan cerma
t dan persiapan matang saja, agar tidak menimbulkan penyesalan. Sebagai risalah yang syâmil (menyeluruh) dan kâmil (sempurna), Islam telah memberikan tuntunan tentang tujuan pernikahan yang harus dipahami oleh kaum Muslim. Tujuannya adalah agar pernikahan itu berkah dan bernilai ibadah serta benar-benar memberikan ketenangan bagi suami-istri. Dengan itu akan terwujud keluarga yang bahagia dan langgeng. Hal ini bisa diraih jika pernikahan itu dibangun atas dasar pemahaman Islam yang benar.
Detik detik kehidupan FATHIMAH AZ ZAHRA (sahabat kalian takkan kuat menahan Air Mata)
hampir tidak mungkin kita menggambarkan kebesaran dan kemuliaan Fathimah as. putri kesayangan Rasulullah Saw ini. Setiap kita membayangkan suatu kemuliaan yang mungkin bisa kita ungkapkan untuk menggambarkan kemuliaan atau kebesarannya maka terbersit dalam hati kita keraguan bahwa apa yang kita bayangkan itu masih terlalu kecil untuk seorang Fathimah.
Cara yang paling mungkin untuk menggambarkan kebesaran dan kemuliaan Sayyidah Fathimah al-Zahra adalah sebagaimana cara yang juga dilakukan oleh Rasulullah Saw, ayahanda beliau sendiri, yaitu membandingkan Fathimah dengan Maryam bunda Nabi suci Isa as. Banyak kesamaan yang bisa kita lihat pada kedua pribadi besar ini.
Sisi yang paling menonjol dari kedua tokoh yang sangat dicintai oleh banyak orang ini adalah ibadah yang kuat dan penderitaan yang dialami keduanya, Fathimah dan Maryam ‘alaihimassalam. (Semoga salam dan kesejahteraan senantiasa dilimpahkan atas mereka berdua).
Cara yang paling mungkin untuk menggambarkan kebesaran dan kemuliaan Sayyidah Fathimah al-Zahra adalah sebagaimana cara yang juga dilakukan oleh Rasulullah Saw, ayahanda beliau sendiri, yaitu membandingkan Fathimah dengan Maryam bunda Nabi suci Isa as. Banyak kesamaan yang bisa kita lihat pada kedua pribadi besar ini.
Sisi yang paling menonjol dari kedua tokoh yang sangat dicintai oleh banyak orang ini adalah ibadah yang kuat dan penderitaan yang dialami keduanya, Fathimah dan Maryam ‘alaihimassalam. (Semoga salam dan kesejahteraan senantiasa dilimpahkan atas mereka berdua).
Kesetiaan...Hingga Akhir Waktu
Keluarga Samara – Kalau kita berbicara ten
tang pernikahan, pasti semua mengharapkan yang enak-enak atau kondisi ideal. Normal aja dong, kalau mengharapkan kriteria ideal untuk calon pasangan hidupnya. Sang pemuda mengharapkan calon istri yang cantik jelita, keluarganya tajir, pinter, akhlak mulia, sholehah, dll. Begitu juga sang wanita ingin punya suami yang ganteng, kaya, sabar, pinter, bertanggung jawab, setia, akhlaknya memikat, dan sebagainya. Coba bayangin semua ini terjadi pada diri kita, wuah…surga dunia tuh! Siapa sih yang gak mau, iya gak?
Saat kita lanjut usia, rambut mulai satu-persatu rontok, raga pun perlahan rapuh dan sepuh, sang istri atau suami masih tetap setia mendampingi. Saat di pembaringan, ada yang mijitin pundak hingga kitapun tertidur pulas. Saat dingin menyerang rangkulan kekasih pun semakin erat, bersama saling menopang saat kaki-kaki kita semakin melemah. Kalau sedih ada yang menghibur, saat senang, apalagi, wuah…uendah nian.
tang pernikahan, pasti semua mengharapkan yang enak-enak atau kondisi ideal. Normal aja dong, kalau mengharapkan kriteria ideal untuk calon pasangan hidupnya. Sang pemuda mengharapkan calon istri yang cantik jelita, keluarganya tajir, pinter, akhlak mulia, sholehah, dll. Begitu juga sang wanita ingin punya suami yang ganteng, kaya, sabar, pinter, bertanggung jawab, setia, akhlaknya memikat, dan sebagainya. Coba bayangin semua ini terjadi pada diri kita, wuah…surga dunia tuh! Siapa sih yang gak mau, iya gak?
Saat kita lanjut usia, rambut mulai satu-persatu rontok, raga pun perlahan rapuh dan sepuh, sang istri atau suami masih tetap setia mendampingi. Saat di pembaringan, ada yang mijitin pundak hingga kitapun tertidur pulas. Saat dingin menyerang rangkulan kekasih pun semakin erat, bersama saling menopang saat kaki-kaki kita semakin melemah. Kalau sedih ada yang menghibur, saat senang, apalagi, wuah…uendah nian.
Perempuan Pilihan
Dapet artikel ini dari seorang teman..
semoga bermanfaat..
Jika menetapkan pilihan adalah keniscayaan hidup maka adanya seleksi menjadi kausalitas dari proses memilih itu. Manusia secara didaktis akan menyeleksi setiap substansi kehidupan di sekitarnya, termasuk diantaranya adalah melakukan seleksi untuk para perempuan. Mungkin kenyataan ini terlalu misoginis. Namun demikianlah adanya. Seleksi itu memilih perempuan terpilih untuk kemudian menjadi perempuan pilihan.
Siapakah perempuan pilihan? Dia pernah hidup di sebuah peradaban dan memiliki kekhasan yang membedakan dengan perempuan-perempuan yang hidup di peradaban itu pada umumnya. Mungkin kebanyakan kita tidak mengenal nama Zanubiya. Buku 100 wanita pilihan menulis histori Ratu kerajaan Tadmur itu, sebuah kerajaan kecil di ranah Arab, dengan sangat mengagumkan. Kecerdasan, keberanian
wibawa, kecantikan serta keibuannya memenuhi kualifikasi dia sebagai perempuan pilihan.
Perempuan-perempuan pilihan dalam sejarah Islam adalah representasi muslimah dengan kesuksesan perannya. Khadijah ra adalah profil tepat pendamping tokoh besar. Asma Binti Abu Bakar merupakan representasi aktifis perempuan Islam. Aisyah ra sebagai ilmuwan perempuan. Fatimah ra profil anak perempuan, Khansa ra profil mujahidah, Nusaibah adalah ra pejuang perempuan dan tabi’in terpilih lain yang mungkin sedikit bahkan tidak pernah tercatat dalam sejarah Islam.
Satu fakta cukup mengenaskan. Generasi tabi’in perempuan setelah nabi terus mengalami penurunan luar biasa kualitas biogratifnya. Hal ini berlanjut hingga sekarang. Ada apa dengan para muslimah? Salah satu anasirnya adalah penghargaan terbaik untuk perempuan di era nabawaiyah, setelah itu para muslimah banyak yang terjebak dalam polarisasi nilai yang menyerang zaman ini cukup akut. Ada banyak tangan mempermainkan nilai, sistem bahkan ayat-ayat Al Qur’an sedemikian lihai.
Dipilih sebagai perempuan pilihan memang bukan ambisi kita. Dalam hidup ini kita harus dipilih oleh anak-anak kita dan suami kita. Biarlah biografi kita hanya abadi di hati orang-orang terdekat kita, itu bukan sebuah masalah. Setidaknya, jika tangan ini tidak akan terhenti sampai mati,kelak anak-anak kita yang akan menyambung kesejarahan dalam diri kita.
Baca yang ini :
* Renungan Kehidupan
* Ada apa dg tanggal 14 februari..??
* jangan kecewa dg apa yang diberikanNya..
semoga bermanfaat..
Jika menetapkan pilihan adalah keniscayaan hidup maka adanya seleksi menjadi kausalitas dari proses memilih itu. Manusia secara didaktis akan menyeleksi setiap substansi kehidupan di sekitarnya, termasuk diantaranya adalah melakukan seleksi untuk para perempuan. Mungkin kenyataan ini terlalu misoginis. Namun demikianlah adanya. Seleksi itu memilih perempuan terpilih untuk kemudian menjadi perempuan pilihan.
Siapakah perempuan pilihan? Dia pernah hidup di sebuah peradaban dan memiliki kekhasan yang membedakan dengan perempuan-perempuan yang hidup di peradaban itu pada umumnya. Mungkin kebanyakan kita tidak mengenal nama Zanubiya. Buku 100 wanita pilihan menulis histori Ratu kerajaan Tadmur itu, sebuah kerajaan kecil di ranah Arab, dengan sangat mengagumkan. Kecerdasan, keberanian
wibawa, kecantikan serta keibuannya memenuhi kualifikasi dia sebagai perempuan pilihan.
Perempuan-perempuan pilihan dalam sejarah Islam adalah representasi muslimah dengan kesuksesan perannya. Khadijah ra adalah profil tepat pendamping tokoh besar. Asma Binti Abu Bakar merupakan representasi aktifis perempuan Islam. Aisyah ra sebagai ilmuwan perempuan. Fatimah ra profil anak perempuan, Khansa ra profil mujahidah, Nusaibah adalah ra pejuang perempuan dan tabi’in terpilih lain yang mungkin sedikit bahkan tidak pernah tercatat dalam sejarah Islam.
Satu fakta cukup mengenaskan. Generasi tabi’in perempuan setelah nabi terus mengalami penurunan luar biasa kualitas biogratifnya. Hal ini berlanjut hingga sekarang. Ada apa dengan para muslimah? Salah satu anasirnya adalah penghargaan terbaik untuk perempuan di era nabawaiyah, setelah itu para muslimah banyak yang terjebak dalam polarisasi nilai yang menyerang zaman ini cukup akut. Ada banyak tangan mempermainkan nilai, sistem bahkan ayat-ayat Al Qur’an sedemikian lihai.
Dipilih sebagai perempuan pilihan memang bukan ambisi kita. Dalam hidup ini kita harus dipilih oleh anak-anak kita dan suami kita. Biarlah biografi kita hanya abadi di hati orang-orang terdekat kita, itu bukan sebuah masalah. Setidaknya, jika tangan ini tidak akan terhenti sampai mati,kelak anak-anak kita yang akan menyambung kesejarahan dalam diri kita.
Baca yang ini :
* Renungan Kehidupan
* Ada apa dg tanggal 14 februari..??
* jangan kecewa dg apa yang diberikanNya..
Event Besar MMI
Alhamdulillah.. Muktamar Mubalighoh Indonesia Yang Selenggarakan Tgl 21 April 2010 Menuwai sukses semua berkat Nasrullah yang diberikan kepada kita Semua, Ribuan Mubalighoh hadir memadati Gedung Istora Jakarta, para mubalighoh sepekat untuk terus berjuang demi tegaknya daulah Khilafah 'ala manhaj nubuwwah.., dan Alhamdulillah meski hanya berkontribusi secuil,aq sangat bersyukr pada Allah.. mungkin ada sahabat yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut, berikut akan Q perlihatkan fotonya ya..? ^_^
peserta menunggu jadwal untuk masuk ke gedung Istora
Dok : U. Dinie
Peserta Saat hendak memasuki gedung istora
( Dok : Ukh Dinie)
Bunda Irena Handono(Dok: Ukh Dinie)
Ustdzah Isma Kholil ( Dok : U.Dinie)
Penandatanganan asma mubalighot
Dok : U. Dinie
panitianya lg pada isi bensin.. ^_^
Dok : Mb Trisna
Dok : Mb Trisna
Nasrullah akan selalu ada untuk setiap hamba yang ikhlas berjuang untuk dienNya yang Haq ini..,MMI yang bertepatan dengan hari kartini akan menjadi Momentum Bahwa perjuangn tidak akan pernah pudar meski tantangan kan selalu ada..
Btw busway.. maap foto2 di atas hasil Dokumentasi my friend's, secara aku nggak pegang kamera.. :D
Baca selanjuntnya :
* memory yang takkan terlupakan "KMII"
* tentang aku dan blog
* muslimah permata terindah dunia
peserta menunggu jadwal untuk masuk ke gedung Istora
Dok : U. Dinie
Peserta Saat hendak memasuki gedung istora
( Dok : Ukh Dinie)
Bunda Irena Handono(Dok: Ukh Dinie)
Ustdzah Isma Kholil ( Dok : U.Dinie)
Penandatanganan asma mubalighot
Dok : U. Dinie
panitianya lg pada isi bensin.. ^_^
Dok : Mb Trisna
Dok : Mb Trisna
Nasrullah akan selalu ada untuk setiap hamba yang ikhlas berjuang untuk dienNya yang Haq ini..,MMI yang bertepatan dengan hari kartini akan menjadi Momentum Bahwa perjuangn tidak akan pernah pudar meski tantangan kan selalu ada..
Btw busway.. maap foto2 di atas hasil Dokumentasi my friend's, secara aku nggak pegang kamera.. :D
Baca selanjuntnya :
* memory yang takkan terlupakan "KMII"
* tentang aku dan blog
* muslimah permata terindah dunia
Langganan:
Postingan (Atom)
Labels
- ADAB DI DUMAY (1)
- BUKU2 KEREN(KATALOG) (4)
- Cerpen (4)
- CINTA (5)
- COPAS (10)
- Demokrasi (1)
- Doa (3)
- GORESANQ (20)
- HUMOR POLITIK (2)
- IBROH (2)
- IKHWAN ONLY (8)
- kamut (1)
- Kata Hati (5)
- KHILAFAH (6)
- KHITBAH (1)
- KMII (1)
- MILAD (1)
- MMI (1)
- MOTIVASI (5)
- muslimah (8)
- NASEHAT (3)
- PEMUDA (2)
- pernikahan (15)
- PERSAHABATAN (4)
- Pesan (19)
- POLIGAMI (1)
- POLITIK (2)
- Puisi (2)
- RENUNGAN (5)
- Story (5)
- Tentang Ku dan Blog (2)
- UKHUWAH (1)
- UMMU AISYA SHOP (2)
About Me
- Dahlia"khamza Az Zahra"
- Jakarta, Indonesia
- mmmm... orangx terkadang lucuuuuuu.... (mang badut hihi),kadang nyebelin..hehe, yang ngangeniiiinn(kepedean banget..?? Memang :P.), suka juga ngerjain orang(hohoho...)*just intermezzo ^o^* semoga blog saya ini membawa manfaat bagi ikhwah fillah. Aamiin..





