Rabu, 18 Agustus 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Untukmu Para Pejuang...!

Saudaraku/i...
katakan pada jiwa kita
Jiwaku...
Engkau sudah menghabiskan sebagian besar langkah
Dan sudah sedemikian jauh menempuh perjalanan menuju Allah
Karena itu perjalanan tidak akan lama lagi berakhir..
Dan yang tersisa tinggallah kemudahan, jadi bersabarlah...
Jumat, 13 Agustus 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Berkurangnya Usiaku..

Hari ini tepat tanggal 3 Ramdhan 1431H atau tepat tgl 13 agustus 2010 berkurang satu tahun lagi usiaku.. entah aku tidak tau apakah esok ku masih berada didunia ini atau bahkan setelah menulis ini malaikat Izroil menjemputku..
 tadi saat ku membuka yahoo dan gmail-ku dan disitu kutemui banyak pesan dari FB ku, teman2 yang menulis pesan dinding mengucapkan met milad atau met ultah dan lain sebagainya..
kalau aku boleh jujur. sebenarnya ku kurang suka mendapat ucapan met milad apalagi met ultah, happy birthday.. karena memang ucapan itu tidak dikenal didalam islam.. sebenarnya ku lebih suka dido'akan pada saat usiaku semakin berkurang, dan jujur ku sedikit takut bila ada yang berdo'a semoga panjang usia, entahlah ku takut bila kelak ku mencapai usia 70,80 apalagi 100 tahun :D ku takut membayangkan apabila ku nanti pikun, pasti ku banyak merepotkan orang2 dengan kepikunanku ( hee..hee..)

 Tapi terlepas dari itu semua ku ucapkan jazakumullah khoirn jaza buat semua yang telah mengingatkanku bahwa ternyata umurku kini telah berkurang,
Jumat, 30 Juli 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Apa Arti Sahabat

Dari beberapa waktu yang lalu sebenarnya aku ingin menulis.. ingen sekali menulis, menulis tentang sebuah arti persahabatan, tapi entah tidak tau kenapa setiap kali jari jemariku kuletakkan diatas tombol2 huruf itu, kata2 yang selalu ada dalam pikiranku hilang begitu saja(entah aku tidak tau kemana perginya)

tapi sekarang aku akan mencoba menulis, menuliskan bait-bait kata yang tersimpan dihati, bait2 ini bukan puisi bukan pula sebuah syair, karna memang diriku bukan seorang pujangga apalagi seorang penyair.. :D
aku hanya ingin menulis.. itu saja, tidak lebih..
inilah bait2 kata yang sepertinya selama ini ada dalam benakku..
Jumat, 23 Juli 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Mencintai dalam hening


Duhai gadis, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?
Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..
Maka dengarlah..

Gadis, Saat ku jatuh cinta..
Tak akan ku berucap..
Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..
Rabu, 21 Juli 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

UnTuKmu sAhabAt..


jangan kau tanya apa yang telah sahabatmu berikan 
tapi tanyalah apa yang telah kau berikan padanya..


karna jika kau sampai menganggapnya sahabat.. 
pasti banyak hal untukmu yang telah ia berikan..


ketika kau mencari sahabat hanya saat kau butuh bantuannya..
pertanyakan lagi makna persahabatan kalian..

Selasa, 06 Juli 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

kita Seperti 'Tempayan Retak'

  seorang tukang air india memiliki memiliki dua tempayan besar, masing asing bergantung pada kedua ujung pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya, satu dari Tempayan itu retak dan satunya lagi tentu saja tidak. jika Tempayan yang tidak retak itu dapat membawa air penuh, setelah perjalanan panjang dari mata air kerumah majikannya, Tempayan retak hanya dapat memabawa  setengah air penuh, selama dua tahun hal itu terjadi setiap hari, situkang air hanya dapat membawa satu setengah Tempayan air kerumah majikannya. tentu saja si Tempayan utuh merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna, namun si Tempayan retak malang itu  merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberi setengah porsi yang seharusnya dapat diberikannya.
setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, Tempayan retak berkata kepada si tukang air,"sungguh saya malu pada diri saya sendiri, dan hanya ingin memohon maaf kepadamu."
Sabtu, 26 Juni 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Wahai Para pemuda Islam... Bangkitlah..!! Kobarkan Semangat Perjuanganmu..!!



Pemuda Islam adalah pemuda harapan
Yang dengan tangannya lahir sebuah kejayaan
Menapak kehidupan dengan cahaya iman
Bergerak ke depan raih kebangkitan islam

Kita adalah singa-singa Ar-rohman
Hancur binasa musuh berbisa

Kita pejuang pembela kebenaran
Lepas belenggu runtuhkan angkara murka

Semangatmu bagai api menyala
Tergugahlah jiwa tuk turut berjuang

Pandangan matamu tebarkan cahaya
Hapus angan-angan raih kemenangan..raih kemenangan

Bangkitlah hai pemuda Islam
Kau tunas harapan penuh penantian
Wujudkanlah cita dan impian
dengan kekuatan kita kan berjaya


Bergerak ke depan raih kemenangan..
raih kemenangan..raih kemenangan!

- Ar Ruhul Jadid-


Senin, 21 Juni 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Keharaman Dalam Menerapkan Sistem Demokrasi Bukan Masalah Ijtihadiy

Banyak kaum muslim yang beranggapan bahwa sikap umat islam terhadap sistem demokrasi adalah perkara ijtihadiy. Berangkat dari asumsi itu, mereka tidak membenarkan orang yang ngotot, “memaksakan”
pemahamannya kepada seluruh umat islam bahwa demokrasi adalah sistem kufur yang haram untuk diterapkan. Maka melalui tulisan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keharaman penerapan sistem demokrasi adalah perkara yang qoth’i, bukan perkara ijtihadiy. Akan kami tunjukkan bahwa sistem demokrasi itu telah mendapat tanggapan dari nash-nash qoth’i yang telah turun pada masa kenabian. Pembahasan di dalam tulisan ini telah kami atur sedemikian rupa agar pembaca bisa memahami alur fikiran kami dalam menarik kesimpulan. Maka dari itu, kami tidak menghendaki tanggapan yang muncul tanpa mengindahkan uraian yang telah kami susun. Wallaahul Musta’aan
Hukum Islam: Ada Yang Qoth’i dan Yang Dzanni
Di dalam islam ada perkara yang tergolong qoth’i (absolut) dan ada pula perkara yang tergolong dzanni
(spekulatif). Perkara qoth’i adalah perkara yang ditetapkan oleh dalil-dalil qoth’i, baik dalam aspek keabsahan sumbernya mau pun dalam aspek kekuatan penunjukkannya. Di dalam perkara-perkara yang qoth’i ini umat islam otomatis memiliki kesepahaman. Kesepahaman tersebut terwujud karena dalil-dalil yang membangun perkara-perkara qoth’i itu secara keilmuan memang tidak bisa ditolak oleh umat islam mana pun, baik dari aspek keabsahan sumbernya mau pun dari aspek pemahaman yang ditarik dari sumber tersebut. Siapa saja yang menolak perkara yang qoth’i maka ia digolongkan sebagai orang kafir, meski hanya menolak satu perkara saja. Misalnya, bahwa “Muhammad shollallaahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah yang terakhir” itu termasuk perkara yang qoth’i, siapa saja yang secara sadar dan konsisten menolak pernyataan tersebut maka dia kafir. Di sinilah wilayah hitam dan putih itu dipisahkan. Pilihannya adalah haq atau bathil, islam atau kafir, ide yang islami atau ide yang kufur.
Kamis, 27 Mei 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Bangkitlah Dengan Islam




Setidaknya ada dua peristiwa penting pada pekan ini yang perlu dicatat. Pertama, peristiwa yang terkait dengan sejarah, yakni Hari Kebangkitan Nasional, yang biasa diperingati setiap tanggal 20 Mei. Tahun ini Hari Kebangkitan Nasional memasuki peringatan ke-102. Artinya, sejak tanggal 20 Mei 1908–tanggal lahirnya organisasi Boedi Oetomo–ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, perjalanan ’kebangkitan nasional’ telah memasuki tahun ke-102.

Kedua, peristiwa politik, yakni mencuatnya kembali isu terorisme pasca pemburuan sekaligus penembakan sejumlah orang yang diduga teroris oleh aparat Densus 88 yang menewaskan beberapa orang. Yang menarik, di tengah kritikan terhadap langkah-langkah aparat kepolisian yang makin ’brutal’ dalam memperlakukan para ’teroris’ (padahal mereka baru sebatas diduga), Presiden SBY melontarkan pernyataan yang tak kalah kontroversialnya. Merespon apa yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menangani kasus terorisme baru-baru ini, Presiden SBY lalu mengaitkan tindakan para teroris ini dengan keinginan mereka untuk mendirikan Negara Islam.

Ironi Kebangkitan
Sabtu, 22 Mei 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Jika Belum Siap,Cintai Ia Dalam "DIAM"

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ...
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..

karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..

karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ...

ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan ALi ?????
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....
Jumat, 21 Mei 2010 | By: Dahlia"khamza Az Zahra"

Meminang Ketidaksempurnaan Rembulan..


Kita hidup di penghujung jaman. Saat segala kesempurnaan telah diberikan habis pada orang-orang pilihan. Kesempurnaan kecantikan telah diberikan habis pada Sarah (istri nabi Ibrahim). Kesempurnaan ketampanan telah diberikan habis pada nabi Yusuf. Kesempurnaan akhlaq telah diberikan habis pada nabi Muhammad. Kesempurnaan iman telah diberikan habis pada nabi Ibrahim. Kesempurnaan kelembutan hati telah diberikan habis pada Aisyah. Kesempurnaan kekayaan telah diberikan habis pada nabi Sulaiman.
Segala kesempurnaan tersebut telah direguk habis oleh manusia-manusia pilihan Allah. Maka dari itu, tak mungkin ada seorang gadis yang menolak pria semisal nabi Yusuf, yang selain pria paling tampan di dunia juga memiliki kekuatan iman yang luar biasa.Dan tak mungkin pula ada seorang pria akan menyia-nyiakan gadis semisal Aisyah yang selain diberikan wajah yang cantik, umur yang muda, memiliki kelembutan hati yang luar biasa, juga ketawakalan yang tak perlu diragukan lagi.